Gapprofit = Penipuan!!

on Sunday, January 11

Di postingan bawah ada seseorang yg menulis komentar tentang cara mendapat gain $1400 dalam 4 menit!! huaahahaha..

Maaf yah bang, penulis enggak newbie2 bgt kali.. Melihat e-book tentang gapprofit dari teman penulis, penulis bisa langsung tahu dari gaya bahasanya kalo si Ferry itu trader copo!

Kesalahannya:

  1. Trading saat news itu enggak segampang yg kita kira
  2. Menjanjikan berapa besar gain dalam forex itu tindakan seseorang yg sangat NAIF
Penulis sendiri bukanlah news trader, news dalam perspektif penulis hanya ditempatkan untuk memprediksi kontinuasi pergerakan harga short & mid term..

Dan fundamental juga tidak hanya terdiri dari economic news saja, melainkan ada juga intermarket analysis yang lumayan sulit untuk trader newbie..

Yeah, dari postingan ini penulis menghimbau bahwa Gapprofit itu adalah PENIPUAN!!

Vibiznews OK jg

on Thursday, December 11

Semalaman mantengin GBP/USD, terjadilah keanehan yang luar biasa.. Pasar bergerak sempit sekali malam tadi, hal yang sangat aneh mengingat pair ini adalah pair yang paling volatile (lincah)

Dan ketika pagi harinya penulis iseng2 membaca http://www.vibiznews.com/news.php?page=forex
ternyata di sini dijelaskan dengan lugas apa yang menyebabkan hal ini terjadi, yaitu trader ragu2 dalam mengambil posisi mengingat fundamental kedua negara saling bertolak-belakang..

Awalnya penulis memandang sebelah mata berita2 ulasan dari situs dalam negeri, tetapi kini mungkin penulis 'sedikit' berubah pikiran.. Penulis sesekali akan mengecek situs ini! hehe..

Paradigma Soros terhadap Pasar Finansial

Dalam buku barunya yang diterbitkan di Indonesia berjudul, "Paradigma Baru Pasar Finansial" George Soros, spekulator ternama, menjelaskan pandangan mendasarnya mengenai masalah finansial/ekonomi..

Dia menawarkan teori refleksivitas yang merevisi teori ekuilibrium, yang dikatakan olehnya adalah penyebab resesi dunia baru-baru ini.. Dalam teori ini Soros mengemukakan pandangannya mengenai 'gap' yang ada pada partisipan ekonomi dengan kenyataan fundamental pasar yang ada.. Bahwasanya ketidakpastian tidak bisa terlepaskan dari aktivitas ekonomi..

Dalam resensi N.Mursidi di Koran Jakarta, dikatakan bahwa pembaca akan bosan terhadap buku ini, karena secara jelas hanya mengandung filosofi dari Soros, bukan tips menjadi trader valas yang handal..

Penulis katakan hal tersebut sangatlah tidak tepat! Justru pandangan ini adalah pandangan mendasar dari Soros dalam berspekulasi.. Bahwasanya pasar didasarkan pada sentimen2 partisipan, di mana informasi mengenai kenyataan fundamental tidak tersebar secara merata dan tidak menyeluruh.. Oleh karena itu terdapat gap dan ketidakpastian di sana..

Prinsip inilah yang 'mungkin' menjadikan Soros piawai dalam berspekulasi di pasar mata uang.. Karena sesuai dengan prinsip Warren Buffet juga: "Serakahlah di saat orang lain takut, dan takutlah di kala orang lain serakah"

Penulis rasa hal ini menyiratkan dengan jelas, tinggal pembaca sendiri yang menafsirkan dan memahami dari konsep2 kunci di tulisan ini..

Trading for a Living

You can be free. You can live and work anywhere in the world. You can be independent from routine and not answer to anybody. This is the life of a successful trader. Many aspire to this but few succeed.


Posting pembukaan blog penulis yang baru ini dimulai dengan perkataan Alexander Elder dalam buku lawasnya Trading for a Living, yang merupakan gambaran yang tepat mengenai impian gaya hidup penulis di kemudian hari..

Yeah, gaya hidup trading for a living ini memang sangat jarang dan tidak cocok dengan karakter masyarakat Indonesia kebanyakan.. Masyarakat kita mendambakan kehidupan yang tenang-tenang saja, dan aman.. Menjadi PNS adalah salah satu jalan idealnya.. Dan lagi dunia trading (forex, saham, dsb.) tidaklah diketahui secara luas.. Boro-boro forex atau option, saham aja masyarakat kita masih awam terhadapnya.. Padahal saham sangat didukung oleh kebijakan pemerintah saat ini.. Bayangkan, bagi mereka bail-out pasar saham sebesar 4 trilyun lebih penting dan mendesak ketimbang hal-hal lain yg lebih mendasar..

Kembali ke masalah trading dan impian penulis.. Bisnis trading adalah bisnis yang keras, terjal, dan penuh ketidakpastian.. Sedikit orang yang sukses di bidang ini bisa menjalani kehidupan secara bebas, bekerja di mana saja dia mau, dan independen terhadap rutinitas.. Namun sayangnya hanya sebagian kecil orang yang mengambil jalan ini bisa sukses..

Ini tak lain karena dibutuhkan mental baja yang sehat, dan komitmen - disiplin yang tinggi.. Banyak orang berdarah2 ketika mencoba bisnis ini, bahkan tidak sedikit korban nyawa akibat dari jalan hidup ini (hiperbola ga seh?!)

Mengetahui semua resiko dan kerasnya jalan ini, penulis telah meneguhkan hati untuk menempuh jalan yang penuh lika-liku ini.. Pekerjaan penulis sekarang memfasilitasi penulis untuk belajar intens tentang trading, mengamati karakter market, dan eksekusi trading real langsung yang melatih mental penulis..

Alhasil, impian itu bukalah khayalan belaka.. Now, I'm on the track!!